You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
BPRD DKI Gencarkan Sosialisasi Bulan Pajak PBB P2
photo Dadang Kusuma Wira Putra - Beritajakarta.id

BPRD Gencarkan Sosialisasi Bulan PBB-P2

Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta terus menggencarkan sosialisasi Bulan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kepada warga Ibukota.

Kita gencarkan sosialisasinya melalui spanduk,

Kepala BPRD DKI Jakarta, Faisal Syafruddin mengatakan, sosialisasi bulan PBB-P2 digencarkan dengan memasang spanduk di sejumlah titik. Spanduk tersebut dipasang untuk Wajib Pajak (WP) mengenai Bulan PBB-P2 yang akan dimulai pertengahan Maret hingga 31 Agustus 2019.

"Tahun ini ingin optimalkan PBB-P2. Kita gencarkan sosialisasinya melalui spanduk," ujarnya, Rabu (6/3).

Realisasi Perolehan PBB-P2 di Jakbar Lampaui Target

Faisal mengajak para WP PBB -P2 untuk segera membayarkan kewajibannya jika menerima Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT). Perolehan PBB-P2 sendiri pada tahun ini ditargetkan mencapai Rp 9,6 triliun.

"Saat ini perolehan PBB-P2 baru Rp 117 miliar. Datanya masih terus bergerak," katanya.

Ia menegaskan akan menindak tegas para WP yang menunggak PBB-P2 dengan memberikan surat paksa sita dan lelang. Khususnya bagi WP yang tidak kooperatif.

"Kalau tahun ini tidak bayar, kita berikan imbauan dulu. Setelah itu baru kita tagih paksa," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1947 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye899 personDessy Suciati
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye878 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye814 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye779 personAldi Geri Lumban Tobing